Ilmuwan Oxford hingga saat ini belum menemukan bukti akurat, bahwa virus Covid-19 dapat menyebar lebih lambat di musim panas. Penelitian terakhir mengaitkan peningkatan suhu 1 derajat celsius berdampak pada penuruan 15% kematian.

Namun, Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock menolak mengesampingkan lockdown kedua di musim dingin. Matt Hancock bersama dengan penasihat ilmiah pemerintah Inggris telah memperingatkan lockdown nasionanl kedua jika diperlukan.

Sejumlah ilmuwan memperkirakan virus Covid-19 akan berefek mirip seperti pilek dan flu saat cuaca dingin. Tapi, belum ada data yang akurat untuk membuktikan masalah peningkatan penyebaran tersebut.

VIDEO: Dailymail
EDITOR VIDEO: Aditya Sista