Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha dalam diskusi Kamis, 20 Agustus 2020, mengatakan pemerintah pusat telah menggelontorkan dana mencapai Rp 90,45 miliar hanya untuk influencer sejak 2014. Data ini diambil ICW dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Donny Gahral Adian menjelaskan dana sebesar itu tidak hanya diperuntukkan untuk menyewa influencer.

Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden, Antara, Freepik
Video Editor: Dwi Oktaviane