TEMPO.CO, Bogor : Batik kini tak selalu identik dengan Pekalongan dan Solo saja, apalagi sejak ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia pada 2 Oktober 2009 lalu beberapa kota lainnya berinovasi menciptakan motif batik yang sesuai dengan ciri khas daerah itu sendiri dengan semakin menambah khasanah budaya Indonesia yang beragam. Bogor yang dikenal sebagai kota hujan kini punya batik khas Bogor dengan motif yang unik. Motif dan coraknya ini identik dengan simbol-simbol kota Bogor dengan motif hujan gerimis, bunga teratai, kijang atau uncal, kujang dan masih banyak lagi. Di Jalan Jalak no 2, Tanah Sereal, Kota Bogor, Siswaya Syamhudi dan istrinya Rukayah menjadikan galeri sekaligus workshop pembuatan batik. Pak Sis biasa ia disapa pun mengajak untuk melihat langsung proses pembuatan batik Bogor yang sedang mengerjakan batik bermotif helikopter pesanan dari LANUD Atang Sandjaya Bogor. Tradisi kerajinan batik khas Kota Bogor, mulai tumbuh sejak 13 Januari 2008, seiring dengan lahirnya kerajinan batik "Tradisiku", yang dipelopori Siswaya Syamhudi dengan mengangkat corak dan motif khas Bogor. Batik khas Bogor merupakan sebuah terobosan dan prestasi besar, karena tradisi kerajinan ini tidak ada sebelumnya.Video Journalist : DWI OKTAVIANE