Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan pada Kamis, 24 September, penembakan Korea Utara terhadap seorang warga sipil Korea Selatan "mengejutkan" dan "tidak dapat diampuni", kata juru bicara Moon.

"Ini adalah insiden yang mengejutkan dan saya sangat menyesalkan. Ini tidak dapat diampuni untuk alasan apa pun," kata Kang Min-seok, membacakan pernyataan Moon.

Pasukan Korea Utara menembak mati seorang pejabat perikanan Korea Selatan yang hilang minggu ini, sebelum menyiram tubuhnya dengan minyak dan membakarnya dalam upaya untuk mencegah wabah virus corona.

Moon juga memerintahkan militer Korea Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan mereka untuk melindungi kehidupan warga, kata Kang.

Militer Korea Selatan mengatakan telah mengirim pesan pada Rabu (23 September), ke Korea Utara melalui perbatasan darat untuk meminta penjelasan, tetapi belum menerima tanggapan apa pun.

Video: CCTVPlus.com, Weibo/Diligent Monitor, CGTN
Sumber Narasi: Reuters
Editor: Ngarto Februana