Demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja atau UU Cipta Kerja kembali digelar di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, hari ini, Senin, 12 Oktober 2020. Massa kali ini berasal dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

"Aksi akan berlangsung selama lima hari berturut-turut, pada 12-16 Oktober 2020," ujar Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban saat dikonfirmasi, Senin, 12 Oktober 2020.

Selain menolak pengesahan UU Cipta Kerja, mereka menuntut Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perpu.

Kamis, 8 Oktober lalu, massa demonstrasi terdiri dari kelompok buruh dan mahasiswa telah melakukan unjuk rasa dengan tuntutan serupa, yakni penolakan UU Cipta Kerja. Aksi dilakukan serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Di Jakarta, demonstrasi berakhir ricuh. Sebelumnya pada 6-8 Oktober, berbagai organisasi buruh juga telah mogok nasional.

Selain KSBSI, Aliansi Nasional Antikomunis atau ANAK NKRI juga juga akan unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di depan Istana Merdeka. Mereka akan berdemonstrasi besok, 13 Oktober mendatang. Demonstrasi bertajuk 'AKSI 1310 Tolak UU Cipta Kerja/Cilaka' itu bakal diikuti oleh berbagai organisasi islam seperti Persatuan Alumni (PA 212).

Video: Subekti
Naskah: Tempo.co
Editor: Ridian Eka Saputra