Kondisi pandemi Covid-19 membuat masyarakat tak bisa bebas berpergian seperti sebelumnya. Ada sejumlah hal yang harus dipatuhi agar wabah virus itu tidak meluas penularannya. Pun ketika berpergian menggunakan kereta jarak jauh, misalnya untuk urusan bisnis ke luar kota atau kunjungan wisata.

PT KAI tetap mengoperasikan kereta-kereta dengan sejumlah penyesuaian seperti jumlah penumpang maksimal 70 persen dari kapasitas angkut.

Berikut beberapa hal lain yang harus diperhatikan:

- Wajib menerapkan 3M

Seperti yang terus digalakkan pemerintah untuk menekan angka penularan, aturan 3M menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan masyarakat. Adapun 3M itu adalah memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Penumpang juga wajib melaksanakan 3M dengan memakai masker ketika berada di area stasiun dan peron lalu ditambah memakai pelindung wajah (face shield) yang tidak boleh dilepas selama perjalanan kereta.

Tak perlu khawatir, karena KAI juga sudah menyediakan fasilitas untuk penerapan 3M itu. Tempat mencuci tangan disediakan di titik-titik strategis yang berada di masing-masing stasiun kereta api. Area yang sering disentuh seperti eskalator juga secara berkala disterilisasi dengan disinfektan.

- Pengecekan suhu tubuh

Sebelum masuk ke area stasiun, penumpang akan dicek suhu tubuhnya. Jika di atas 37,5 derajat Celcius, penumpang tak diizinkan masuk dan naik kereta. Hal yang sama juga berlaku bagi petugas di stasiun.

Pengecekan suhu juga akan dilakukan secara berkala selama perjalanan kereta. Jika dalam pemeriksaan suhu berkala itu ada penumpang yang memiliki suhu di atas 37,3 derajat Celcius maka akan ditempatkan di ruang isolasi yang berada di dalam kereta api. Selanjutnya orang tersebut akan diturunkan di stasiun terdekat yang memiliki fasilitas kesehatan.

- Membawa surat hasil rapid test atau swab test

Surat ini penting dibawa untuk memastikan penumpang yang akan melakukan perjalanan bebas dari Covid-19. Surat tersebut harus yang masih berlaku 14  hari setelah diterbitkan.

Jika ada penumpang yang belum sempat tes sebelumnya, KAI menyediakan fasilitas rapid test di sejumlah stasiun besar. Harganya Rp 85 ribu perorang.

Jika hasil tes menunjukkan reaktif, maka penumpang bersangkutan tak diizinkan melakukan perjalanan. KAI pun akan mengembalikan penuh uang tiket yang sudah dibeli.

Jadi, bagi Anda yang akan melakukan tes di stasiun, sebaiknya mengatur waktu keberangkatan agar tidak ketinggalan kereta.

- Imbauan lain

Penumpang disarankan untuk menggunakan pakaian tangan panjang saat naik kereta. Sebisa mungkin penumpang juga disarankan tidak banyak berbicara selama perjalanan.

Selama perjalanan, petugas akan terus memantau penerapan protokol kesehatandemi kesehatan dan keselamatan bersama.

Foto: Tempo.co/Subekti
Editor: Ridian Eka Saputra