Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti dua pucuk senjata api, pedang katana, dan sejumlah peluru. Barang bukti tersebut disita dari pendukung Rizieq Shihab yang juga anggota Front Pembela Islam atau FPI dalam kasus penyerangan di Tol Cikampek Kilometer 50.

Seperti diketahui, penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya menembak mati enam orang pendukung Rizieq Shihab yang juga anggota Front Pembela Islam atau FPI pada Senin dinihari pukul 00.30 di Tol Cikampek Kilometer 50. Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran, polisi menembak mereka karena melawan petugas. Saat itu, penyidik melakukan pengintaian terhadap kelompok yang diduga akan mengawal Rizieq Shihab yang akan diperiksa di Polda Metro Jaya.

Sesampainya di lokasi, kata Kapolda, mobil penyidik dipepet dan diserang menggunakan senjata api dan senjata tajam. Akibat peristiwa itu, Fadil mengatakan mobil petugas mengalami kerusakan. Namun ia memastikan tak ada anggota polisi yang terluka dari peristiwa itu.

Sementara itu, juru FPI, Munarman, membantah keras klaim Polda Metro Jaya yang menyebut terjadi aksi saling tembak antara FPI dengan anggota kepolisian yang terjadi di Tol, yang mengakibatkan enam anggota FPI tewas. Munarman menyebut anggota FPI tak ada yang memiliki senjata api.

Jurnalis Video: M Julnis Firmansyah/Egi Adyatama
Editor: Ngarto Februana