TEMPO.CO, Jakarta:Menjelang realisasi rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Ekonom Core Indonesia, Dr. Hendri Saparini ditemui di kantornya beberapa waktu lalu, mempertanyakan kesiapan program kompensasi yang dibuat pemerintah. Meskipun, telah ada dana kompensasi sebesar Rp 5 triliun, namun Hendri meragukan besaran kompensasi tersebut mampu menjaga tingkat daya saing dan daya beli masyarakat. Videografer & Editor : Denny SugihartoNarator : Megel Jekson