TEMPO.CO, Bandung : Perempuan tak selamanya dianggap lemah, hal tersebut dibuktikan sekelompok perempuan di Women Self Defense of Kushin Ryu (WSDK). Di sana mereka diajarkan jurus pertahanan untuk melawan penjahat tanpa mengeluarkan tenaga yang besar.Salah seorang instruktur, Shinta Ratna Sari mengatakan awal terbentuknya beladiri ini saat ada santri AA Gym yang dibunuh. Hingga saat ini kurang lebih ada dua ribu perempuan yang sudah berlatih di WSDK.WSDK sendiri adalah beladiri asli Bandung yang terlahir di daerah Kopo, sehingga dapat juga disebut Women Self Defense of kopo Ryu. Tidak seperti beladiri lainnya, Sinta menjelaskan pada beladiri ini dipelajari titik lemah manusia dan peralatan yang digunakan pun adalah peralatan yang biasa dibawa perempuan.Dengan teknik yang benar seorang perempuan dapat membanting pria, bahkan pada pria yang berbadan besar sekalipun.Videografer : DICKY ZULFIKAR NAWAZAKIEditor : RYAN MAULANA