Jepang telah melihat situasi COVID-19 yang memburuk secara nasional karena varian virus baru merajalela di sejumlah prefektur.

Negara tersebut melaporkan 4.917 infeksi baru dan 28 kasus dalam kondisi kritis selama 24 jam terakhir dengan jumlah total infeksi meningkat menjadi 332.092 kasus dan 1.001 pasien kritis, menurut statistik Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan.

Lebih dari 100 kematian akibat SARS-Cov-2, virus corona penyebab Covid-19, dilaporkan secara nasional pada Selasa, rekor tertinggi harian, menurut media Jepang.

Sementara itu, Prefektur Shizuoka di Jepang tengah mendeteksi tiga infeksi dengan varian baru virus corona yang pertama kali terdeteksi di Inggris.

Pemerintah daerah mengeluarkan peringatan darurat virus pada Selasa lalu ketika Gubernur Heita Kawakatsu menekankan bahwa perlu mengambil tindakan pencegahan infeksi yang lebih menyeluruh dan lebih memperkuat tindakan untuk perawatan medis.

Gubernur Kawakatsu mencatat bahwa orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan individu yang terinfeksi varian baru virus corona telah diobservasi untuk menghentikan penyebaran penyakit.

Prefektur telah mengirimkan sampel dari 32 infeksi lokal ke Institut Kesehatan Nasional, yang nantinya akan diambil alih oleh pemerintah pusat, saat pemerintah daerah bersiap untuk menyelidiki varian baru di dalam prefektur tersebut.

Video: China Central Television
Editor: Ngarto Februana