Serial "Criminal" Menurut Mira Lesmana

Videografer

Yosua Eddy

Senin, 1 Februari 2021 19:00 WIB


Sebuah serial Netflix berjudul “Criminal” karya kreator George Kay dan Jim Field Smith sedang menjadi kehebohan di masa pandemi. Bukan hanya karena bentuknya yang unik, tetapi serial ini juga dibuat serentak dalam empat versi: Inggris, Prancis, Jerman dan Spanyol. Yang membuat serial ini berbeda dengan ratusan serial lainnya –baik televisi maupun platform digital seperti Netflix—karena meski formatnya ‘hanya interogasi’ tim kepolisian, dan hanya mengambil tiga lokasi internal : ruang interogasi, ruang pengawas di balik ruang interogasi dan satu lorong tempat para tokohnya berbincang sembari mengambil kopi atau cemilan. 

Tiga lokasi interior ini begitu minim tapi mampu meledakkan sebuah cerita setiap episode yang mengungkap pembunuhan, perkosaan, upaya menutupi pembunuhan dalam keluarga. Seorang terdakwa yang semula tidak mengaku pada akhirnya akan mengungkap peristiwa yang terjadi. Pengakuan (calon) tersangka tak pernah diperoleh atas hasil paksaan atau kekerasan dari interogator, melainkan karena keahlian strategi tim interogasi. Serial versi Inggris, Prancis, Jerman dan Spanyol mempunyai format yang sama, dengan cerita yang berbeda dan unik sesuai dengan negara masing-masing.

Tak ada lagi yang cocok membahas serial ini selain produser Mira Lesmana. Sebagai penggemar fanatik film dan serial kriminal, Mira yang sudah menyaksikan dan melahap semua film-film dan serial kriminal –dari yang arthouse hingga pop, dari yang Hollywood dan Eropa hingga Asia—Mira akan dengan asyik membahas keistimewaan serial ini.



Video Terkait

    Video terkait tidak ada