TEMPO.CO, Indramayu : Tulang ikan pari yang biasa diekspor ke berbagai negara di Asia Timur untuk bahan baku pembuatan kosmetik mengalami lonjakan harga. Kenaikan tersebut disebabkan kurangnya bahan olahan. Harga untuk per kilogram tulang ikan Pari mencapai 90 sampai 100 ribu rupiah yang sebelumnya 70 ribu rupiah.Rastum, salah seorang pengolah tulang pari di Tepian Sungai Karangsong, Indramayu mengaku karena kenaikan harga bahan bakar minyak banyak nelayan tak melaut hingga bahan baku kosong. Selain tulang ikan pari, bahan olahan lainnya seperti kulit ikan hiu dan pesut yang diolah untuk kerupuk pun mengalami peningkatan.Para pengolah menjual kulit ikan dengan harga 19 sampai 20 ribu rupiah yang sebelumnya hanya 15 ribu rupiah. Karena bukan barang untuk di ekspor harga kulit ikan ini menjadi lebih murah dari tulang ikan. Videografer : DICKY ZULFIKAR NAWAZAKIEditor : DWI OKTAVIANE