Kepolisian Myanmar kembali menggunakan senapan untuk 'menertibkan' demonstrasi menetang kudeta. Menurut laporan Channel News Asia pada Ahad malam, 7 Maret 2021, kepolisian menembaki demonstran di Bagan hingga beberapa di antaranya terluka.

Sebelumnya, seorang pengunjuk rasa, Kyal Sin alias Angel, 19 tahun, tewas setelah aparat menembakkan peluru ke arah kepalanya. Angel pun menjadi perhatian publik saat berdemonstrasi menentang junta militer Myanmar. Video yang memperlihatkan Angel dengan kaos bertuliskan "Everything will be OK" pun menjadi viral.

Sumber Video: Instagram/The Myanmar Now, Twitter/@EmilyK74708813
Sumber Narasi: Tempo.co
Editor: Ngarto Februana