Mantan atlet voli putri, Sersan Dua Aprilia Manganangmenjalani sidang pergantian identitas di Pengadilan Negeri Tondano hari ini, Jumat, 19 Maret 2021.

Sidang ini digelar usai Aprilia Manganang menjalani rangkaian pemeriksaan medis mendetail terkait jenis kelamin di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat, bulan lalu. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dia berkelamin laki-laki tetapi mengidap kelainan hipospadia sejak kecil.

Pemilik nama lengkap Aprilia Santini Manganang ini menghadiri sidang virtual di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, dengan mengenakan pakaian dinas TNI laki-laki. Dia didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasadan sang istri, Hetty.

Dalam sidang ini, Aprilia Manganang diwakili oleh 13 orang kuasa hukum. Mereka yang menyiapkan seluruh kebutuhan administrasi yang dibutuhkan untuk pertimbangan majelis hakim. Orang tua Manganang dan dokter dihadirkan sebagai saksi di sidang.

"Meminta, menerima, dan mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya. Menerima izin kepada pemohon untuk mengganti status jenis kelamin yang semula perempuan menjadi laki-laki," kata kuasa hukum Serda Manganang di PN Tandano, Manado.

Dalam sidang yang digelar secaraonlineitu, kuasa hukum juga meminta majelis hakim dapat memerintahkan pihak Dukcapil setempat untuk mengganti identitas kependudukan Serda Manganang secara administrasi.

"Mengizinkan kepada pemohon mengganti nama dari nama semula Aprilia Santini Manganang menjadi Aprilio Perkasa Manganang," kata kuasa hukum.

Aprilia Manganang yang lahir di Tahuna, 27 April 1992, sebelumnya dinyatakan berjenis kelamin perempuan. Namun, setelah hasil medis menunjukkan dia berjenis kelamin laki-laki, mantan atlet voliputri yang kini menjadi prajurit TNI memutuskan untuk mengubah statusnya menjadi laki-laki.

Video: Hilman Fathurrahman
Editor: Ridian Eka Saputra
Naskah: Tempo.co