Militer Amerika Serikat menampilkan rekaman gambar yang diambil dengan teknologi penglihatan malam terbaru, dan ini merupakan peningkatan besar pada teknologi night vision yang menampilkan visual hijau buram yang sudah dikenal sebelumnya.

Dengan menukar tabung hijau standar dengan putih (bersama dengan perubahan lainnya), Enhanced Night Vision Goggle-Binoculars (ENVG-B) baru dengan jelas menunjukkan orang dan objek yang digariskan dalam cahaya yang bersinar, hampir seperti tampilan video game.

Teknologi penglihatan malam pertama kali dikembangkan pada tahun 1930-an untuk membantu pasukan militer melihat dalam kondisi cahaya redup. Teknologi standar tentang night vision menggunakan strategi yang disebut peningkatan citra, dan cara kerjanya mirip dengan televisi dan komputer lama. Perangkat mengambil cahaya sekitar di lingkungan (seperti dari Bulan) dan meneruskannya melalui photocathode, perangkat yang mengubah foton (cahaya) menjadi elektron. Elektron tersebut kemudian menabrak tabung yang dilapisi zat fluoresen fosfor, menciptakan gambar.

Biasanya, tabung berisi fosfor hijau; mata manusia sangat sensitif terhadap panjang gelombang cahaya dalam warna tersebut, dan penelitian awal menemukan bahwa orang dapat dengan mudah membedakan gambar yang menggunakannya. Tapi dengan teknologi ENVG-B baru menggunakan tabung fosfor putih, yang menurut Pusat Dukungan Akuisisi Angkatan Darat menawarkan kontras yang lebih baik. Hasilnya adalah bidang visual yang dengan jelas menguraikan orang, peralatan, dan senjata mereka, membedakan mereka dari latar belakang.

Perangkat baru ini juga dirancang sebagai satu set teropong untuk meningkatkan persepsi kedalaman, dan mereka mengintegrasikan sistem augmented reality. Penglihatan malam jenis ini tidak tersedia untuk warga sipil, tetapi seperti teknologi militer lainnya, pada akhirnya dapat turun ke masyarakat umum. Produk night vision sudah dipasarkan ke pemburu. Belum ada aturan tentang Perangkat yang tersedia, meskipun ada kekhawatiran bahwa perangkat tersebut dapat digunakan untuk terorisme domestik atau diekspor, yang mungkin merupakan ancaman keamanan nasional.

Video: Twitter Lancer Brigade/The Verge
Editor: Ridian Eka Saputra