Lima orang tewas pada Rabu setelah Topan Yaas menghantam daerah pantai di negara bagian Benggala Barat dan Odisha di India timur. Badai dengan hujan dan kecepatan angin dengan 130-140 km / jam.

Topan tersebut kemungkinan akan bergerak ke utara-barat laut dan melemah secara bertahap menjadi badai siklon, menurut Departemen Meteorologi India. Para pejabat mengatakan bahwa gelombang pasang tinggi membuat tanggul di Benggala Barat dan pantai Odisha jebol. Lima orang tewas di dua negara bagian itu pada Rabu.

Sekitar 20.000 rumah hancur atau rusak karena terendam lumpur. Air laut memasuki daerah pemukiman dan menggenangi daerah dataran rendah di Digha, Benggala Barat.

Di Odisha, pepohonan tumbang di distrik Bhadrak dan beberapa daerah tergenang air. Pemerintah setempat telah memperingatkan orang-orang untuk tetap berada di dalam rumah karena hujan lebat kemungkinan besar akan terus berlanjut.

Pihak berwenang di Odisha telah memindahkan lebih dari setengah juta orang dari daerah dataran rendah, sementara pejabat di Benggala Barat telah mengevakuasi 1,15 juta orang dari daerah pesisir.

Pemerintah federal India telah memberi tahu tim Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk membantu pemerintah daerah dalam operasi pertolongan dan penyelamatan.

Sementara itu, 115 tim dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional India telah dikerahkan di daerah yang terkena dampak untuk membersihkan jalan dari pohon tumbang dan mengevakuasi orang dari desa dan kota pesisir.

Pekan lalu, Topan Tauktae mendatangkan malapetaka di wilayah pesisir India, menewaskan sejumlah orang di Karnataka, Goa, dan Kerala Maharashtra. Sedikitnya 70 orang juga tewas setelah tongkang P305 tenggelam di lepas pantai Mumbai akibat topan tersebut.

Video: Cina Central Television (CCTV+)
Editor: Ridian Eka Saputra