TEMPO.CO, Bandung : Banjir di kawasan Bandung Selatan, Baleendah, Kabupaten Bandung pada Desember 2014 ini merupakan banjir yang besar dalam beberapa tahun terakhir ini. Genangan banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Bandung, cakupannya lebih besar dari banjir yang cukup besar sebelumnya pada Desember 2010 lalu.Setiap tahunnya daerah tersebut dilanda banjir hingga bermeter-meter. Penyebabnya adalah luapan dari dua aliran sungai, yakni Sungai Citarum dan drainase Sungai Cigado. hal tersebut disampaikan Lurah Kelurahan Baleendah, Eko Haryanto.Setelah banjir berhari-hari surut, lumpur yang menutupi rumah warga kembali menjadi masalah. Sebagian warga bergotong royong untuk membersihkan rumah mereka dari lumpur. Pemerintah merencanakan pembangunan danau buatan di kawasan banjir Bandung Selatan. Mereka akan merumuskan kembali relokasi warga yang bermukim di daerah langganan banjir tersebut. Dengan rencana ini, masyarakat berharap secepatnya dapat dilakukan.Selain kerugian material, banjir menyebabkan belasan ribu warga mengungsi. Pada banjir Bandung Selatan Desember 2014 sekitar 12.000 jiwa harus mengungsi karena rumahnya yang terendam banjir.Videografer : DICKY ZULFIKAR NAWAZAKIEditor : DWI OKTAVIANE