Cina berhasil meluncurkan kelompok satelit pengindraan jauh baru dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Provinsi Sichuan, Cina barat daya, pada Senin (19/7) pukul 08.19 Waktu Beijing atau 07.19 WIB.

Satelit-satelit itu dikirim ke orbit oleh roket pengangkut Long March-2C dan merupakan kelompok satelit ke-10 yang berasal dari keluarga Yaogan-30. Satelit ini akan menyurvei lingkungan elektromagnetik dan memverifikasi teknologi yang relevan dengan mengadopsi mode jaringan multisatelit.

Tianqi-15, satelit yang diperuntukkan bagi konstelasi Tianqi, juga turut serta dalam peluncuran tersebut. Satelit itu akan melayani pengumpulan data Internet of Things (IoT).

Roket pengangkut Long March-2C, yang dikembangkan oleh Akademi Teknologi Wahana Peluncur China, memiliki panjang 43 meter dan massa lepas landas 242 ton.

Roket ini mampu mengirimkan dua ton muatan ke orbit sinkron Matahari pada ketinggian 500 km.

Peluncuran pada Senin tersebut merupakan misi ke-380 dari seri roket Long March yang juga menandai akhir dari peluncuran keluarga Yaogan-30.

Long March-2C telah mengirim 10 kelompok satelit Yaogan-30 ke orbit dengan akurasi tinggi sejak September 2017, dengan tingkat keberhasilan peluncuran 100 persen.

Video: Xinhua
Editor: Ridian Eka Saputra