Seorang ayah di Prancis, Jean-Louis Constanza, membantu membuat robot eksoskeleton agar putranya yang berusia 16 tahun bisa berjalan kembali. Diikat ke bahu, dada, pinggang, lutut, dan kakinya, eksoskeleton memungkinkan Oscar Constanza, 16 tahun, yang memiliki kondisi neurologis genetik yang berarti sarafnya tidak mengirim sinyal yang cukup ke kakinya, untuk berjalan melintasi ruangan dan berbalik.

Foto: REUTERS/Sarah Meyssonnier
Video Editor: Ryan Maulana