Aram Mahmoud, pemain bulu tangkis Tim Olimpiade Pengungsi di Olimpiade Tokyo, berharap perjalanannya ke Tokyo akan menginspirasi lebih banyak orang seperti dia untuk mengejar impian mereka.

Pada Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro, Tim Olimpiade Pengungsi dimasukkan untuk pertama kalinya untuk memberi mereka yang tidak dapat mewakili negara asalnya  untuk bersaing di panggung olahraga terbesar itu.

Lima tahun kemudian, kumpulan atlet bertambah dari 10 anggota pada 2016 menjadi 29 tahun ini. Dari para atlet di tim, beberapa lolos dari konflik dengan berlayar atau dengan melarikan diri melintasi gurun. Mahmoud melarikan diri dari Suriah enam tahun lalu, meninggalkan keluarganya.

Mahmoud akhirnya dipindahkan ke Belanda. Setelah bermain bulu tangkis sebagai seorang anak di Suriah, melawan saudara perempuannya, dia kembali mengambil olahraga sebagai cara untuk terhubung dengan rumah barunya.

Meski perjalanan Mahmoud di Tokyo kini telah usai setelah kalah di dua pertandingan grup, dia berharap pengalamannya bisa menginspirasi orang lain.

Badan Pengungsi PBB memperkirakan bahwa sekitar 82,4 juta orang di seluruh dunia mengungsi secara paksa.

Video: China Central Television (CCTV)
Editor: Ridian Eka Saputra