Armada Iran kembali ke rumah setelah 4 bulan ditempatkan di luar negeri. Setelah penyebaran 133 hari di luar negeri, armada ke-75 Iran, yang mencakup kapal pangkalan Makran dan fregat Sahand, kembali ke rumah. Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Shahram Irani mengatakan bahwa armada ke-75 telah menandai titik balik dalam sejarah industri angkatan laut negara itu dengan berhasil melaksanakan misi besar.

Pernyataannya menyatakan bahwa armada telah kembali ke Iran setelah melakukan perjalanan 45.000 kilometer melintasi tiga samudera, melewati 55 negara di tiga benua, dan mengirimkan pesan perdamaian dan persahabatan dari Iran.

Sahand telah dilengkapi dengan sistem senjata pertahanan buatan lokal yang dijuluki "Kamand". Sistem senjata jarak dekat Kamand dapat menghancurkan target apa pun yang mendekati kapal perusak dari jarak/ketinggian 2–4 kilometer (1,2–2,5 mil) dengan menembakkan antara 4.000 dan 7.000 peluru per menit. Sahand dipersenjatai dengan rudal anti-kapal jelajah dan memiliki dek helikopter dan sistem peperangan elektronik.

Sahand mampu berlayar di perairan yang bergejolak dan lautan yang jauh selama 150 hari sambil ditemani oleh kapal pendukung.

Sumber Video: Iranian Naval Force, Istimewa
Sumber Narasi: NavalPost
Editor: Ngarto Februana