TEMPO.CO, Bandung : Peringati longsornya Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Leuwigajah sepuluh tahun lalu, sahabat Walhi Jabar melakukan aksi solidaritas untuk mengenang para korban. Peristiwa tersebut terjadi karena pengelolaan sampah yang kurang baik. Hingga saat ini belum banyak perubahan dalam sistem pengelolan sampah di TPA tersebut. Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat, Dadan Ramdan mengatakan pihaknya banyak menerima laporan mengenai pengelolaan TPA di Jabar yang masih buruk dan tidak sesuai amanat undang-undang.Selain itu mereka memajang beberapa spanduk mengenai penolakan PTLSa di Kota Bandung. Dadan menambahkan bahwa solusi pemerintah mengenai insenerator belum selesaikan masalah. Hal tersebut dapat beresiko ledakan yang lebih berbahaya.Peristiwa longsornya TPA Leuwigajah 2005 silam telah merenggut 157 korban jiwa dari berbagai usia. pada kegiatan ini, para sahabat Walhi berdoa dan membacakan puisi untuk mengenang para korban. Videografer : Dicky Zulfikar NawazakiEditor : Ryan Maulana