TEMPO.CO, Jakarta : Potensi alam yang dimiliki Indonesia dengan kekayaan flora dan faunanya ditambah pemandangan yang begitu menakjubkan mampu menarik perhatian para wisatawannya. Seperti pesona Teluk Cendrawasih yang terletak di Papua Barat, teluk ini berada di tepi Samudera Pasifik dan merupakan lempengan benua sehingga menjadikannya area yang kaya akan flora dan fauna. Di sini juga jadi tempat tinggal raksasa bawah laut, hiu paus atau whale shark yang merupakan salah satu spesies ikan terbesar di dunia. Penduduk Nabire menyebutnya Gurano Babintang (Gurano Bintang).Menurut Imam Musthofa Zainudin, Koordinator Nasional Program Perikanan WWF-Indonesia, di teluk Cendrawasih ini masuk dalam kategori area kritis fase migrasinya hiu paus. Taman Nasional Teluk Cendrawasih memiliki luas kurang lebih 1.453.500 hektar yang membentang dari Semenanjung Kwatisore hingga Pulau Rumberpon. Taman Laut yang telah menjadi konservasi laut terbesar ini juga menjadi tempat penelitian hiu paus. Karena sudah terbiasa berinteraksi dengan nelayan, wisatawan akan bisa melihat hewan menakjubkan ini sesekali muncul ke permukaan di sepanjang perairan Kwatisore. Selain itu juga berkesempatan untuk menyelam bersama hiu paus si raksasa bawah laut.Videographer : RULLY KESUMA, DWI OKTAVIANEEditor : DWI OKTAVIANEMusik ilustrasi : "To See You Again full mix". JewelBeat