TEMPO.CO, Makassar: Demam akik ternyata sampai ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pasar Segar Panakkukang, Jalan Penganyoman, Makassar, dari 26 hingga 29 Maret 2015 mendadak menjadi pasar batu akik. Pameran ini pun menyedot banyak pengunjung, mulai dari wanita dewasa, pria, sampai anak-anak pun tertarik menyaksikan kilau warni-warni batu akik. Adapun pedagang yang memeriahkan pemeran berasal dari Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Ternate, bahkan Aceh.Pada hari kedua pameran, seorang pengunjung dari Jakarta rela mengeluarkan uang sebanyak Rp 22 juta untuk sebuah batu akik bacan doko hijau.Itu belum seberapa. Menurut seorang peserta pameran, harga bacan doko super bisa menjadi Rp 50 juta hingga Rp 500 juta.Tentu tak cuma jenis bacon doko yang dijual di sini. Seorang penjual, Fahrul, menuturkan dirinya menjual beragam batu akik, dengan harga bervariasi dari yang murah meriah sampai yang harganya jutaan. Pengunjung dengan isi kocek terbatas bisa berburu batu sisik naga asal Enrekang dan higado dari Bau-Bau yang dilego Rp 100-300 ribu per satu cincin.Selain akik yang sudah jadi dan siap pakai, pemeran yang digelar oleh Gemstone Lover, komunitas pencinta batu akik di Makassar, juga menyajikan bongkahan batu untuk diasah jadi akik. Jurnalis Video: Muhammad YunusEditor: Ngarto FebruanaMusik: "Slowly Down full mix", JewelBeatVIDEO TERKAIT:Batu Akik Darah Kristus, Dari Sungai Hingga Jari PNS