TEMPO.CO, Jakarta: Siapa tak kenal Andreas Nikolaus Lauda atau yang dikenal dengan nama Niki Lauda? Ya dialah legenda balap Formula 1. Tak cuma itu. Tilas alur kehidupan pria kelahiran Wina, Austria, 22 Februari 1949 itu juga penuh inspirasi bagi siapa yang ingin belajar hidup dan kehidupan.Seperti dilansir planetF1, Nikki memiliki semangat pantang menyerah yang sangat luar biasa. Pun di saat maut mengintai dirinya. \"Karena itulah nominator pemenang piala Oscar untuk penulis skenario terbaik, Peter Morgan, kini tengah membuat film yang dipersembahkan untuk sang legenda (Nikki Lauda),\" tulis planetF1.Ya. Sejarah mencatat, saat berlaga di kejuaraan Formula 1 musim 1976 yang digelar di sirkuit Nurburgring, Jerman, Nikki mengalami tabrakan fatal. Sebagian tubuhnya terbakar, bahkan telinga kanannya hangus dan membuatnya nyaris tewas. Namun, enam pekan kemudian ia kembali berada di belakang kemudi mobil formula. Nikki kembali berjuang untuk meraih impiannya menjadi yang terbaik dan mematri sejarah dalam lembar kehidupannya.Selama putaran pertama dari tahun 1976 Grand Prix Jerman, Niki Lauda Ferrari 312B2 berputar dan menabrak sebuah tanggul dari sisi trek. Mobil itu lalu tekan oleh yang lain, dan itu terbakar. Ia 25 kali memenanginya dan tiga diantaranya ia menjadi juara yaitu tahun 1975, 1977, dan 1984. Sepanjang karirnya itu ia 54 kali naik podium.DWI OKTAVIANE


  • F1