41 Orang Tewas Dalam Ledakan Tambang Batu Bara di Turki, 20 Jam Penyelamatan Korban Terakhir

Videografer

Reuters

Editor

Dwi Oktaviane

Minggu, 16 Oktober 2022 05:00 WIB


Tim penyelamat telah menemukan penambang terakhir yang hilang pascaledakan tambang batu bara di Turki pada Sabtu (15/10/2022). Tak lama setelah kedatangannya di lokasi pada Sabtu sore, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa orang terakhir yang hilang telah ditemukan tewas dan jumlah korban bertambah menjadi 41 orang setelah operasi penyelamatan lebih dari 20 jam setelah ledakan mematikan itu.

Pemerintah setempat mengakui peristiwa ini merupakan kecelakaan industri terburuk yang pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Ledakan tambang di dekat kota kecil Amasra di pantai Laut Hitam Turki terjadi pada Jumat (14/10) sore waktu setempat, membuat proses penanganan kejadian sempat terkendala. Sebelumnya, Turki mengalami bencana pertambangan batu bara paling mematikan pada tahun 2014, ketika 301 pekerja tewas dalam ledakan di kota Soma, Turki Barat.

Serikat pekerja pertambangan Turki mengaitkan ledakan itu dengan penumpukan gas metana. Tetapi pejabat lain mengatakan terlalu dini untuk menarik kesimpulan pasti atas penyebab kecelakaan itu.

Foto: REUTERS/Cagla Gurdogan, Mehmet Emin Caliskan

Editor: Dwi Oktaviane