TEMPO.CO, Purbalingga: Kabut belum sepenuhnya pergi dari Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah. Dari sebuah jalan setapak Ridwan Sururi dan kuda kesayangan miliknya, Luna asyik menembus dinginnya udara. Di atas punggung Luna terlihat kotak kayu penuh dengan buku. Luna setia mengikuti jejak tuannya membawa buku bacaan tersebut bagi anak-anak. Perpustakaan keliling di atas kuda ini diberi nama Kuda Pustaka.Sesampai di depan sekolah, dirinya mulai menata buku yang dibawa di punggung Luna sambil menunggu anak-anak beristirahat. Sambil mencatat buku yang dipinjam anak-anak SD, Ruri menceritakan, tujuan awal Kuda Pustaka Gunung Slamet berdiri untuk menggiatkan kegiatan membaca kepada masyarakat dan juga anak-anak.Dirinya juga berharap program Kuda Pustaka ini dapat terus berjalan kedepannya dan menerima buku dari perpustakaan desa juga dilakukan sebagai cara agar masyarakat semakin banyak yang tertarik untuk membaca buku.Tak setiap hari Kuda Pustaka ini bisa berkeliling ke SD atau tempat anak-anak berkumpul. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai perawat kuda dan menyewakan kudanya ini hanya membawa Luna menawarkan buku bacaannya pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis saja. Sementara pada Sabtu dan Minggu Ruri berada di Lembah Asri Wisata Desa Serang untuk mencari rezeki dari wisatawan yang berkunjung. Sampai saat ini terdapat 300 buku bacaan yang selalu ia bawa bersama Luna.Jurnalis Video : Aris AndriantoEditor/Narator : Ryan MaulanaMusik ilustrasi : "Release And Relax full mix", JewelBeat