TEMPO.CO, Bandung: Institut Teknologi Bandung menyelengarakan festival kebudayaan Jepang bertajuk "Hotaru". Tahun ini adalah kali keempat mereka menggelar acara yang dikunjungi ribuan orang pecinta budaya Jepang di Bandung dan Jakarta.Acara tersebut diisi para cosplayer dan sejumlah stand mainan Jepang era 90-an. Iman selaku ketua pelaksana mengatakan dalam "Hotaru" keempat ini, penyelenggara ingin membangkitkan kembali memori para pecinta Jepang era tahun '85 hingga 2000an.Mereka juga menyuguhkan permainan "Crush Gear" yang populer di tahun 2000an. Saat ini mainan tersebut dijual dengan harga yang tinggi karena kelangkaannya. Bahkan para peminat "Crush Gear" mengharapkan mainan tersebut diproduksi kembali oleh produsen.Selain itu, banyak pengunjung yang datang dengan kostum yang unik. Detail pada kostum mereka buat menyerupai aslinya. Salah seorang cosplayer, Radian mengatakan kepuasannya terletak pada pengunjung yang antusias terhadap kostum mereka. Walaupun nominal hadiah lomba cosplay terkadang tidak sebanding dengan ongkos pembuatan kostum.Acara semakin meriah dengan penampilan band yang membawakan soundtrack film animasi Jepang era 90an. Penonton tampak terhibur sambil mengenang film-film animasi jepang yang menempel di memori mereka.Jurnalis Video: Dicky zulfikar nawazakiEditor/Narator: Ryan MaulanaMusik Ilustrasi : "Alive And Well full mix", JewelBeat