TEMPO.CO, Merak, Banten: Petugas Tim Search and Rescue Gabungan yang terdiri dari Pangkalan TNI Angkatan Laut Merak Banten, Kepala Syahbandar Otoritas Pelabuhan, Kepolisian Satuan Keamanan Pelabuhan, melakukan pencarian dua anak buah kapal atau ABK, yakni Kawaludin dan Samsudin, yang hilang dalam kecelakaan tenggelamnya kapal kayu KLM Mitra Nusantara. Adapun empat orang kru kapal Mitra Nusantara, yaitu Bonajianto, Eko, Ujang, dan Mandumasi berhasil diselamatkan oleh kapal toag boat Herlina, yang sedang melintas, setelah sebelumnya terombang-ambing di tengah laut selama 14 jam. Keempat korban selamat kemudian dievakuasi oleh kapal patroli KN 333 milik KPLP Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai ke Pelabuhan Merak, Banten.Meski tidak mengalami luka serius, akibat kejadian tersebut keempat korban selamat dalam kondisi syok setelah terombang-ambing di tengah laut.Menurut pengakuan para korban selamat, peristiwa tenggelamnya kapal laut motor Mitra Nusantara, terjadi pada Kamis sore, 4 Juni 2015. Kapal mengangkut 500 ton pupuk dari Lampung menuju Bangka TU Belitung. Kapal tenggelam di tengah laut akibat kebocoran setelah dihantam gelombang tinggi.Jurnalis Video: Darma WijayaEditor/Narator: Ngarto Februana