TEMPO.CO, Serang: Hikmah bulan suci Ramadan dirasakan juga oleh seorang narapidana atau warga binaan penghuni Rumah Tahanan Kelas II-B Serang, yakni Rasiman alias Goman, warga Cilacap, Jawa Tengah, yang terjerat kasus pembunuhan seorang bos perusahaan jamu di Serang pada Maret 2015 lalu.Rasiman yang merupakan tahanan titipan Polres Serang ini, dalam mengisi kesehariannya di dalam penjara rajin mengikuti kegiatan keagamaan yang diadakan pihak rutan, salah satunya yakni pesantren kilat, Senin pagi.Meski terlihat terbata-bata dalam membaca ayat suci Alquran, semangat Rasiman bersama ratusan warga binaan lainnya dalam mengikuti pesantren kilat begitu tinggi. Pada kegiatan itu, Rasiman dan kawan-kawan sesama narapidana diajarkan hafalan surat pendek dan ilmu tajwid oleh mentor.Rasiman terjerat kasus pembunuhan terhadap bos jamu bersama tiga anggota polisi dari Polda Metro Jaya, seorang anggota Polres Jakarta Selatan, dan anggota Polsek Cakung ini. Ia mengaku banyak mendapat manfaat selama menjalankan ibadah puasa di dalam rutan.Rasiman mengatakan di dalam rutanlah ia memilki kemauan untuk belajar mengaji. Adapun berpuasa di dalam rutan juga lebih khusyuk dibanding menjalankan ibadah puasa ketika masih bebas.Rasiman berjanji setelah keluar dari dalam rutan akan bekerja keras menafkahi keluarga dibanding menjadi seorang pembunuh.Jurnalis Video: Darma WijayaEditor: Ngarto FebruanaNarator: Ryan Maulana