TEMPO.CO, Bandung: Ramadan 2015, stok darah di PMI Kota Bandung menipis. Hal tersebut akibat menurunnya minat pendonor darah di bulan Ramadan ini. Penurunan yang mencapai 50% lebih tersebut dikhawatirkan tidak dapat memenuhi permintaan rumah sakit, yakni sekitar 400 kantung darah setiap harinya.Salah satu tenaga medis PMI Kota Bandung, dr. Benardi Wigena Kusuma mengatakan, selama bulan Ramadan ini hanya terdapat 40 pendonor setiap harinya. Dimana saat hari biasa mencapai 150 orang perharinya.Benardi menambahkan, guna memenuhi kebutuhan darah selama bulan Ramadan ini, PMI Kota Bandung bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menjamin persediaan darah di Kota Bandung. Diantaranya seperti masjid, gereja, kesatuan TNI dan pihak lainnya.Dirinya juga menghimbau pada masyarakat agar tetap mendonorkan darahnya, meskipun di bulan Ramadan. Karena mendonorkan darah tidak akan membatalkan puasa. Tentunya dengan kondisi fisik yang sehat dan makan sahur pada dini harinya.Jurnalis Video : Dicky Zulfikar Nawazaki, Agung PrasetioEditor/Narator : Ryan Maulana