TEMPO.CO, Makassar: Kuliner khas Makassar seperti coto Makassar, palu basa, pisang ijo dan beberapa kuliner lainnya akan diusulkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar agar mendapatkan hak atas kekayan intelektual. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar Rusmayani Majid mengatakan, terdapat sekitar 10 kuliner tradisional yang akan diajukan hak ciptanya.Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata, Raseno Arya mengatakan, pengajuan hak cipta untuk kuliner khas Indonesia sangat penting agar tidak di klaim oleh negara lain.Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuty, mengatakan, Indonesia memiliki ribuan makanan khas yang punya peluang untuk mendapatkan hak cipta.Untuk mendapatkan hak cipta terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Terutama terdapat pihak yang mengusulkan, baik perseorangan ataupun pemerintah daerah. Selain agar tidak dapat diklaim pihak lain, diusulkannya hak cipta bagi makanan khas juga untuk melestarikan kekayaan kuliner Indonesia. Jurnalis Video : MUHAMMAD YUNUSEditor/Narator : RYAN MAULANA