TEMPO.CO, Bengkulu: Begitulah reaksi penolakan dan bentuk kekecewaan yang disampaikan salah seorang pengemis saat terjaring razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu pada Senin siang, 3 Agustus 2015 di Simpang Padang Harapan, Kota Bengkulu. Gelandangan dan pengemis atau gepeng yang sudah sering terjaring tersebut enggan dibawa petugas Satpol PP Kota Bengkulu untuk didata dan diberikan pembinaan oleh petugas Satpol PP Kota Bengkulu. Bahkan saat akan dibawa petugas, gepeng tersebut sempat memberikan perlawanan dan bahkan menagis mengharap tidak dianggkut ke mobil petugas. Selain menolak untuk ditertibkan sang gepeng juga menyampaikan keluhaannya di hadapan puluhan petugas Satpol PP, yang menurut dia penertiban dan pendataan yang dilakukan petugas selama ini tidak memberi manfaat apa pun terhadap dirinya. Karena itu ia kembali ke jalan untuk mengemis guna memenuhi kebutuhan hidupnya bersama dua orang buah hatinya. Sementara itu kepala Satpol PP Kota Bengkulu Jahin Liha Bustami mengatakan penertiban yang dilakukan dirinya bersama anggota Satpol PP tersebut menindaklanjuti keluhan yang disampaikan masyarakat terkait keberadaan gepeng yang mulai meresahkan warga kota bengkulu. Jurnalis Video: Phesi Ester JulikawatiEditor/Narator: Ngarto Februana