TEMPO.CO, Bandung: Karangan bunga ucapan belasungkawa terpampang di halaman rumah Adang Joppy, salah satu jemaah haji Kloter 16 JKS korban jatuhnya crane di Masjidil Haram, Mekkah. Kediamannya di Jalan Bbk H Tamim RW 13 Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul Bandung terus didatangi para pelayat yang merupakan teman, kerabat, dan sanak saudaranya.Adang Joppy baru dapat dipastikan wafat pada Minggu, 13 September 2015. Beberapa hari sebelum dipastikan, info simpang siur membuat kelurga Adang di Bandung panik dan waswas. Anak pertama almarhum Adang Joppy, Aditya Yoga Hermana, mengatakan pihak keluarga mendapat kepastian setelah ada telepon langsung dari Mekkah. Almarhum Adang yang merupakan seorang guru SMAN 8 Bandung banyak mendapat ucapan belasungkawa dari murid dan kerabatnya. Ia pergi menunaikan ibadah haji bersama istrinya, Herma Sarimaya yang selamat dari tragedi nahas tersebut. Selain seorang istri, Adang meninggalkan dua orang anak, Aditya Yoga Hermana dan Adinda Nurilahsari.Video Jurnalis: Dicky Zulfikar NawazakiEditor: Denny SugihartoNarator: Ryan Maulana