TEMPO.CO, Jakarta:Surat edaran pelarangan perayaan ibadah Asyura bagi orang Syiah yang dilakukan Walikota Bogor, Bima Arya menjadi polemik. Sebagian masyarakat menilai apa yang dilakukan oleh orang nomer satu di Kota Bogor ini dianggap berlebihan karena mengatasnamakan institusi pemerintah. Ditemui Tempo di kawasan Blok M, Jakarta, pada 11 November 2015, Walikota Bogor, Bima Arya menjelaskan, alasan dirinya mengeluarkan surat edaran pelarangan perayaan ibadah Asyura bagi orang Syiah tersebut.Jurnalis Video: Ryan MaulanaReporter: Tim RedaksiEditor: Denny SugihartoNarator: Dwi Oktaviane