TEMPO.CO, Merak: Liburan Natal dan Tahun Baru, area parkir di lima dermaga di Pelabuhan Merak Banten dipenuhi ribuan kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera. Kendaraan yang memenuhi area Pelabuhan Merak didominasi oleh kendaraan pribadi. Sejumlah sopir truk ekspedisi mengaku sudah terjebak antrean sejak masih di dalam ruas Tol Tangerang Merak. Dari gerbang tol menuju area pelabuhan, mereka membutuhkan waktu satu hingga dua jam. Padahal kondisi normal hanya membutuhkan waktu sekitar lima belas menit. Bahkan banyak di antara mereka yang sudah mengantre empat hingga lima jam lamanya di dalam area pelabuhan untuk bisa masuk ke dalam kapal. Pihak ASDP Pelabuhan Merak memperkirakan jumlah kendaraan yang menyeberang pada musim libur natal tahun ini mengalami peningkatan sebesar 12 persen jika dibanding tahun kemarin. Sedangkan penumpang pejalan kaki mengalami peningkatan hingga dua puluh persen. Sejak Kamis dini hari kemarin, pihak ASDP lebih memprioritaskan kendaraan pribadi dibanding kendaraan jenis truk. Antrean kendaraan tujuan Pulau Sumatera di Pelabuhan Merak juga mengular hingga di ruas Tol Jakarta - Merak. Kondisi antrean ini disebabkan oleh kesalahan sistem penjualan e-tiketing di tol gate Pelabuhan Merak. Agar kondisi antrean tidak semakin parah pihak ASDP memberlakukan sistem manual. Untuk mengurai kepadatan, pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan dari arah Jakarta untuk melalui jalur Cikuasa atas, dan untuk kendaraan dari arah Sumatera diarahkan ke jalur Cikuasa bawah. Sementara itu, pihak ASDP Pelabuhan Merak sudah menyeberangkan penumpang 57.720 orang, dan kendaraan sebanyak 11.749 unit, dan kapal yang beroperasi berjumlah 27 kapal roro.Jurnalis Video: Darma WijayaEditor dan Narator: Ngarto Februana