TEMPO.CO, Serang: TEMPO.CO, Adrian, anak Susanto, warga Desa Teluk Lada, Kampung Kelapa Cagak, Kecamatan Sobang, Pandeglang Banten, yang berniat menjual ginjalnya ke Presiden Joko Widodo, akhirnya meninggal dunia.Adrian, bocah penderita penyakit gagal hati, meninggal ketika mendapat perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Nyawa Adrian tidak tertolong setelah sebelumnya Adrian mengalami muntah darah.Adrian meninggal pada Selasa pagi di RSCM Jakarta, dan dikebumikan oleh keluarganya pada Rabu pagi di tempat pemakaman umum dekat rumah keluarganya. Ibu Adrian, yakni Waskem, yang terpaksa pulang dari luar negeri sebagai buruh migran, jatuh pingsan ketika melihat jenazah anaknya sudah dikebumikan.Sebelum meninggal, Adrian mendapat perawatan pemulihan kesehatan di RSCM Jakarta selama 40 hari. Saat mendapat perawatan, kondisi Adrian berangsur membaik, infeksi pada saluran pencernaan berangsur pulih termasuk penyakit kuning dan gizi buruk yang diderita Adrian.Akan tetapi pihak dokter dari RSCM belum bisa melakukan operasi cangkok hati dikarenakan pembukaan darah Adrian masih mengalami masalah.Sebelum meninggal Adrian mengalami panas tinggi, kemudian pihak dokter memberikan obat penurun panas. Adrian kemudian mengalami muntah darah dan satu jam kemudian Adrian meninggal.Meski sudah berusaha keras untuk menyembuhkan anaknya, kini kedua orang tua Adrian, Susanto dan Waskem, hanya bisa pasrah saat anak pertamanya harus meninggalkan keduanya untuk selama " lamanya.Jurnalis Video: Darma WijayaEditor: Ngarto FebruanaNarator: Ryan Maulana