TEMPO.CO, Bogor: Suasana aktivitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Galuga Selasa kembali berjalan normal, Selasa, 5 Januari 2016. Pemerintah kota dan kabupaten Bogor sepakat memperbarui kontrak perpanjangan sewa lahan dan mengikuti keinginan warga Cibungbulang yang melakukan penghadangan.Sebagian besar atau 40 hektare luas TPA Galuga dipergunakan untuk mengolah sampah dari Kota Bogor. Setiap harinya 130 truk pengangkut sampah atau setara 3.000 ton sampah dikirim ke TPA pada pukul 05.00 WIB dan 18.00 WIB.Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memastikan sudah tidak ada lagi penghadangan truk sampah milik Pemkot Bogor. Hal tersebut berdasarkan kesepakatan antara Pemkot dan Pemkab Bogor dengan warga Cibungbulang.Poin lainnya, truk yang digunakan harus tertutup, tidak rusak sehingga sampah tidak tercecer dan meneteskan air lindi. Terkait kompensasi, warga dari tiga desa setiap tiga bulan sekali akan diberikan Rp 46 juta.Kemarin, puluhan truk pengangkut sampah menuju TPA Galuga dihadang kelompok massa di Jalan Raya Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Massa memprotes masih digunakannya tempat pembuangan akhir tersebut. Jurnalis Video: Lazyra Amadea HidayatEditor dan Narator: Ridian Eka Saputra