TEMPO.CO, Serang: Ratusan lapak pedagang kaki lima yang berada di luar pagar Pasar Induk Rau Kota Serang Banten, Senin pagi dibongkar petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Serang. Untuk mengantisipasi penolakan dari pedagang, pihak kepolisian juga diterjunkan di sekitar lokasi pembongkaran.Pembongkaran paksa dilakukan, karena pedagang tetap membandel meski sudah beberapa kali diberi peringatan. Hingga batas waktu yang ditentukan, pedagang kaki lima di luar pagar Pasar Induk Rau, Kota Serang masih tetap nekat berjualan.Dalam pembongkaran tersebut, pedagang nampak pasrah lapak dagangan mereka dibongkar. Sejumlah pedagang juga nampak sibuk mengangkuti barang dagangan mereka, saat petugas membongkar lapak.Rencananya ratusan pedagang akan dipindahkan ke lantai dua Pasar Induk Rau. Namun pedagang menolak, karena hingga saat ini tempat yang disediakan oleh pihak pasar dianggap belum siap.Agar tidak kembali berjualan di atas trotoar di sekitar pasar, pihak Satpol PP berencana akan bersiaga di sekitar pasar. Setidaknya ada sekitar 600 lapak PKL yang berada di luar pagar Pasar Induk Rau. Keberadaan ratusan pedagang kaki lima tersebut merupakan biang kemacetan di pasar tradisional terbesar di Kota Serang itu.Jurnalis Video : Darma wijaya Editor/Narator : Ryan Maulana


  • PKL