TEMPO.CO, Jakarta: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung diperiksa Badan Reserse Kriminal Mabes Polri hari ini, Kamis, 25 Februari 2016. Ia adalah saksi pengadaan scanner dan printer 3D senilai Rp 150 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2014. Menurut Lulung, kasus ini bermula pada 22 September 2014, hasil evaluasi anggaran perubahan dari Kementerian Dalam Negeri. Hal tersebut tidak diungkap, menurut dia, karena tidak dievaluasi atas perintah Kemendagri kepada Gubernur DKI. Pengadaan printer dan scanner dalam APBD 2014 merupakan proyek Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat yang dibahas Komisi E DPRD DKI Jakarta. Sejauh ini Polri telah menetapkan status tersangka kepada dua orang, yaitu Alex Usman dan G.F. Posenti.Jurnalis Video/Editor: Ridian Eka Saputra