TEMPO.CO, Makassar: Terkait terungkapnya peredaran vaksin palsu di Jakarta, Dinas Kesehatan Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah rumah sakit dan klinik yang ada di Makassar.Sidak yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. Naisyah Tun Azikin melakukan pemeriksaan vaksin di klinik bersalin GIA di jalan Toddopuli, RSU Grestelina dan RSIA Khadijah IV di jalan Toddopuli. Dalam Sidak ini, tim gabungan Dinkes Makassar memeriksa stok dan kemasan vaksin dan media penyimpanannya.Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. Naisyah Tun Azikin pihaknya mengecek keaslian vaksin yang ada di klinik dan rumah sakit. Ini merupakan langkah antisipasi mengingat beredarnya vaksin palsu di Jakarta.Meski tidak menemukan vaksin palsu, dalam sidak di klinik bersalin GIA Lestari, di jalan Toddopuli, tim khusus ini menyita puluhan botol vaksin yang diduga rusak akibat disimpan di lemari pendingin bersama bahan makanan lainnya.Menurutnya, dari segi kualitas dan kelayakan vaksin ini tidak boleh digunakan lagi karena dianggap sudah rusak. Untuk itu, vaksin langsung disita dan dibawa ke Dinas kesehatan Makassar karena dianggap tak layak lagi.Naisyah menambahkan, Vaksin dalam kemasan botol harus disimpan di cool box khusus dengan suhu 2 sampai 8 derajat, untuk menjaga kualitas vaksin. Oleh karena itu dinas kesehatan Makassar meminta pihak RSB GIA Lestari menyiapkan tempat penyimpanan yang layak dan sesuai standar medis.Jurnalis Video: Iqbal Lubis (Makassar)Editor/Narator: Ridian Eka saputraVideo lain tentang vaksin palsu: