TEMPO.CO, Jakarta: Arus mudik lebaran ditandai dengan meningkatnya berbagai transportasi angkutan umum sebagai solusi keberangkatan ke kampung halaman. Dari angkutan udara, laut, serta darat jadi pilihan utama para pemudik yang rindu akan daerah asalnya. Seperti halnya angkutan umum kereta api yang telah mempersiapkan rencana operasi arus mudik tahun ini.Persiapan yang dimulai dari penambahan jumlah armada, penentuan jadwal penjualan tiket, serta reservasi dan berbagai kebijakan-kebijakan baru demi memberikan kemudahan dalam pelayanan bagi calon pemudik yang masih setia menggunakan sarana kereta api.Melonjaknya jumlah pengguna kereta api di setiap tahunnya, PT. Kereta Api Indonesia telah mempersiapkan lima armada tambahan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Dengan kapasitas kurang lebih enam ratus orang di setiap armadanya. Untuk mengantisipasi arus mudik di bulan ramadhan, Stasiun Pasar Senen memberlakukan satu tiket untuk satu orang, dengan kapasitas yang terbatas.Menghadirkan inovasi yang berbeda dari setiap tahunnya, melalui sistem boarding pass serta seratus persen okupansi maksimum atau tiket yang dijual, dapat mengatasi ketidaknyamanan penumpang di masa yang lalu.Dengan adanya peluncuran H-90, penumpang dapat memesan tiket yang diinginkan sebelum hari keberangkatan. Penjualan yang mulai dibuka sejak 1 Juli 2012 lalu, sudah terjual hingga 126.000 lebih tiket kereta api untuk berbagai tujuan. Seperti kereta api Gaya Baru, Matarmaja, Kerta Jaya, yang rata-rata sudah terjual habis dari tanggal pemberangkatan 7 Agustus hingga 23 Agustus. Bahkan, kereta api Matarmaja jurusan Pasar Senen terjadi penambahan satu gerbong ekonomi AC yang digabung dengan rangkaian regular.Video Journalist : BAYU TRI WALUYO | DWI OKTAVIANE