TEMPO.CO, Makassar: Satuan jajaran Dirut Polair Makassar Sulawesi Selatan, kembali mengamankan puluhan karung pupuk yang mengandung amonium nitrat. Sebanyak 96 karung pupuk yang mengandung zat amonium nitrat tersebut, merupakan selundupan asal Tawau Malaysia. Pupuk tersebut diamankan oleh Polairut lantaran hendak disalah gunakan oleh nelayan untuk diracik menjadi bom ikan.Maraknya penangkapan ikan melalui ilegal fishing atau menangkap ikan menggunakan bom, yang kerap terjadi disekitar kepulauan Makassar menjadi perhatian khusus pihak kepolisian maupun sejumlah instansi pemerintah terkait.Penangkapan sendiri dilakukan berdasarkan maraknya laporan warga, terkait kelakuan sebagian nelayan yang menangkap ikan menggunakan bom. Anggota kepolisian Polair yang berpatroli, langsung menuju lokasi penyimpanan dan mengamankan 96 karung pupuk yang mengandung amonium nitrat tersebut.Sementara Itu, pihak kepolisian Polairut Polda Sulsel masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah nelayan yang diduga menjadi penadah, setelah sempat melarikan diri saat puluhan karung pupuk diamankan.Video Jurnalis : Iqbal lubisEditor/Narator : Ryan Maulana