Supervolcano Ditemukan di Hong Kong

Videografer

Editor

Rabu, 5 September 2012 15:41 WIB


TEMPO.CO, Hongkong: Para pakar geologi dari Hong Kong Civil Engineering and Development Department mengungkap jejak keberadaan supervolcano kuno di negara tersebut. Mereka melansir gambar penampakan gunung api raksasa yang pertama kali ditemukan di kawasan tenggara Cina.Gunung api raksasa itu terletak di bagian tenggara Hong Kong dan dikenal sebagai High Island Supervolcano. Gunung berdiameter 18 kilometer tersebut miring 30 derajat pada salah satu sisinya.Awalnya gunung api raksasa di Hong Kong dianggap sebagai jenis yang sama dari runtuhan kaldera zaman modern yang membentuk kawah Taal di Filipina, Gunung Tambora dan Krakatau di Indonesia.Denise Tang, seorang insinyur geoteknik dari departemen dalam konferensi persnya yang diadakan di sebuah kapal di dekat Kepulauan Ninepin ini mengatakan bahwa yang paling penting adalah sumber gunung berapi yang telah ditemukan. Menurutnya seluruh sistem gunung api bisa terlihat ketika sumber dan saluran magmanya dipastikan berasal dari periode yang sama. Saat supervolcano Hong Kong memuntahkan lebih dari 1.000 kilometer kubik abu vulkanik jutaan tahun lalu ada sekitar 50 supervolcano lainnya di dunia.Para geolog memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk menyimpulkan keberadaan supervolcano di Hong Kong. High Island Supervolcano diperkirakan terakhir meletus 140 juta tahun lalu. Sebagian besar batuan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu telah lenyap akibat erosi dan pelapukan, dan hanya menyisakan sebagian kecil di antaranya.Kolom-kolom batuan heksagonal berukuran raksasa terlihat di sebagian besar daerah sebelah timur Sai Kung, dari High Island ke Kepulauan Ninepin di dalam Hong Kong Global Geopark.Temuan ini telah membuka jalan bagi analisis detail lebih lanjut untuk menguak proses yang terjadi dalam skala besar letusan supervolcano, juga memberi pemahaman yang lebih baik tentang asal-usul kolom batuan yang terbentuk.courtesy : youtube