TEMPO.CO, Eksekusi mati tahap ketiga di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, menyisakan persoalan bagisimpatisan Gerakan Anti-Narkoba, Granat. Mereka mempersoalkan tertundanya eksekusi sepuluh terpidana mati. Menurut Granat, Kejaksaan Agung harus bertanggung jawab terkait tertundanya eksekusi tersebut. Puluhan simpatisan Granat dari berbagai elemen mahasiswa mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang.Simpatisan ingin Kepala Kejaksaan Tinggi memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut. Tertundanya sepuluh terpidana mati diduga karena campur tangan pihak asing. Sehingga pemerintah menunda eksekusi warga luar negeri yang tertangkap memasok narkoba dari luar negeri.Jurnalis Video: Budi PurwantoEditor: Ngarto Februana