TEMPO.CO, Bantul: Ribuan warga masyarakat dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Yogyakarta memiliki tradisi sendiri dalam menyambut datangnya tahun baru Islam, mereka menggelar tradisi budaya labuhan dan doa bersama, minggu siang 2 Oktober 2016, di pantai Goa Cemara, Bantul. Tradisi labuhan menyambut tahun baru hijriyah atau 1 Muharam 1438 H tersebut diawali dengan arak-arakan peserta kirab budaya, yang diberangkatkan dari rumah kepala dusun setempat, dengan menempuh rute sejauh dua kilometer menuju ke obyek wisata Pantai Goa Cemara.Selain diiringi kelompok seni tarian, peserta kirab budaya juga membawa tumpeng dan gunungan berisi hasil bumi, tak hanya itu, warga juga membawa jodang berisi kambing kendit yang akan mereka labuh ke laut pantai selatan.Tradisi ini digelar sebagai ungkapan syukur warga, yang diwujudkan dalam prosesi upacara sedekah labuhan, yakni melabuh seekor kambing kendit ke pantai selatan, selain swadaya masyarakat, kegiatan budaya ini juga mendapat dukungan dari pemkab Bantul.Tradisi kirab budaya digelar selain sebagai upaya melestarikan budaya lokal, juga untuk mendukung semaraknya liburan tahun baru Islam di pantai goa cemara Bantul. Upacara budaya labuhan diakhiri dengan direbutkannya gunungan hasil bumi dan berbagi sedekah kepada pengunjung, baik dari gunungan hasil bumi maupun lima ribu takir berisi nasi kuning.Video Jurnalis: Hand WahyuEditor: Ryan Maulana