TEMPO.CO, Makassar : Aparat kepolisian dari Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan Operasi Tangkap Tangan(OTT) dan berhasil membekuk dua orang mandor yang diduga terlibat Dwelling Time, diwilayah Pelabuhan Soekarno - Hatta yang dilakukan sejak senin kemarin. Kedua mandor yang diterjaring operasi tangkap tangan masing masing berinisial, HN dari PT. BTS dan MT dari PT. BSW. Kedua mandor tertangkap melakukan manipulasi jumlah buruh yang bekerja dipelabuhan Soekarno Hatta, dengan modus dipekerjakan mengangkat barang tidak sesuai dengan jumlah yang dibayarkan pihak kapal pengangkut barang. Wakil direktorat reserse kriminal khusus Polda Sulawesi Selatan, AKBP Yuliar Kus Nugroho mengatakan , kedua mandor terlibat pada jasa pengangkutan barang didua kapal berbeda. HN terlibat manipulasi jumlah buruh untuk muatan barang kapal pasifik samudera, sedangkan MT terlibat pada jasa angkut barang dari kapal Nene Malomo. Dirinya menambahkan , akibat praktek ini tidak hanya merugikan pihak kapal, tetapi juga menggangu kestabilan ekonomi karena menyebabkan antrian panjang pengangkutan barang yang melebihi batas waktu yang ditentukan. Dari hasil penangkapan ,polisi mengamankan buku daftar buruh dan sejumlah uang. Sementara kedua pelaku, masih menjalani proses pemeriksaan intensif oleh penyidik terkait keterlibatannya dalam melakukan praktek tersebut.Jurnalis Video : Iqbal Lubis (Makassar)Editor/Narator: Ridian Eka Saputra