TEMPO.CO, Semarang: Kepolisian Resot Kota Besar Semarang menerjunkan 1456 personil untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun baru 2016. Pengamanan dipusatkan di Gereja serta pusat keramaian umum seperti mall dan kawasan Simpanglima Semarang. Operasi pengamanan yang tergabung dalam Operasi Lilin Candi 2016 ini akan berlangsung hingga usai pergantian tahun 2016 -2017Apel pengamanan Natal dan Tahun baru Operasi Lilin Candi melibatkan sejumlah satuan Polisi Polrestabes Semarang, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Bankom dan Banser NU. Sejumlah personil Gegana lengkap dengan senjata laras panjang disiagakan untuk mengantisipasi aksi teror terkait penangkapan sejumlah teroris di sejumlah daerah. Personil Brimob dengan sepedamotor juga disiagakan untuk berpatroli di sejumlah wilayah titik rawan.Pasukan pengamanan natal akan disebar di 252 gereja yang ada di kota Semarang. Setiap gereja akan ditempatkan sejumlah personil gabungan yang akan mengamankan saat Misa malam Natal dan Misa hari Minggu. Selain menempatkan personil digereja, Polisi membuat 18 pos pelayanan yang tersebar di seluruh kota Semarang. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso mengatakan jumlah petugas keamanan sebanyak 717 personel dan akan ditingkatkan pada malam pergantian tahun sebanyak 1456 personil yang terdiri dari TNI dan Satpol PP. Petugas keaamanan tersebut tersebar di 18 pos pengamanan yang berada di seluruh kota Semarang.Selain berjaga di beberapa pos, petugas keamanan dari Brimob akan berpatroli di empat wilayah. Sebelum perayaan Natal pihak kepolisian akan melakukan kegiatan sterilisasi di semua gereja yang ada di kota Semarang agar perayaan natal bisa berjalan lancar aman dan tanpa gangguan apapun. Jurnalis Video: Budi PurwantoEditor/Narator: Ridian Eka Saputra