TEMPO.CO, Bogor : Curah hujan yang tinggi dan diperparah meluapnya air Kali baru atau Cipakancilan hingga masuk ke perlintasan kereta api di daerah Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, Sukaraja, Bogor pada 21 November 2012 sekitar pukul 17.30 mengalami longsor dan meyebabkan terputusnya jalur kereta yang akan menuju ke Jakarta.Selain memutuskan jalur kereta api, longsor tersebut juga mengakibatkan tiang listrik tumbang dan sekitar 24 rumah yang berada dibawah rel kereta rusak akibat diterjang lumpur.Melihat kondisi longsor yang sangat parah dan belum dimungkinkan penggunaan jalur yang satunya, PT Kereta Api Indonesia harus bekerja keras supaya longsor tidak meluas serta memperkuat tanah disekitar jalur yang satunya sehingga bisa dilalui kereta.Akibat terputusnya perlintasan kereta antara stasiun Cilebut-Bojong Gede, setidaknya kapasitas angkut KRL Jakarta-Bogor berkurang sekitar 35.000 orang perhari. Dan sebagai alternatif mereka menggunakan jasa angkutan untuk menuju ke stasiun Bojong Gede.Video Journalist : DENNY SUGIHARTO