TEMPO.CO, Jakarta: Wiji Thukul adalah nama yang ikonik menjelang masa reformasi. Ia diduga menjadi korban pembunuhan dan penculikan di sekitar prahara Mei 1998. Puisinya menyulut semangat aktivis yang menentang Orde Baru. Ia lantas hilang tanpa jejak, bersama 12 aktivis mahasiswa lainnya. Mulai 19 Januari nanti, film Istirahatlah Kata-Kata, yang bercerita tentang pelarian Wiji Thukul di Kalimantan, akan tayang di bioskop.Produser: Sadika HamidEditor: Andy